Beli Kaos Anti Sinetron Yuk…
Eh, KDRI jualan kaos nich. Ya buat yang pengen beli aja. Kaos Anti Sinetron V.2, Warna Black, Katun 100% (bahan enak kualitas distro)
Cara Order :
Cantumkan Nama Lengkap, Alamat Lengkap, Size & Jumlah Kaos, Nama Bank
Gunakan media pemesanan di bawah ini :
- SMS : 0888 109 39 39
- Telepon : 0888 109 39 39 / 021 837 919 52
- Email : hellomotion@yahoo.com
- YM : hellomotion
Tunggu balasan kami untuk total biaya (termasuk pengiriman) dan tahapan berikutnya.
(Sabtu Sore & Minggu tutup)
Pembayaran menggunakan :
- Bank Niaga Cab. Gajah Mada – Yayasan Animasi & Sinema Muda Indonesia – 0220 111 937 009
- Bank BCA Cab. Kuningan – Wahyu Aditya – 21 700 634 09
Baca info selengkapnya disini.
Kategori: Dunia Hiburan
Tags: anti-sinetron, kaos, kdri, Sinetron





I needed details in regards to this on Msn and stumbled on your document. I thought it was nice and very clear. Many thanks
I completely agree using the above comment, the internet is with a doubt growing into one of the most important medium of communication across the globe and its due to websites like this that suggestions are spreading so quickly.
HANCURKAN SINETRON SAMPAH–BOIKOT
KASIHAN ANAK2 SEKARANG–RUSAK SEMUA—–
DEMO YU;;;; DIBUNDARAN HI—ANTI SINETRON N GOSIP MURAHAN—–GW KONTAK KAK SETO NIHHH…….
waaahh!!!! keren bangeet!!!!
heheheehehh..
masih ada ga neh kaosnya?
tulisan terakhir dari blog agung… Kenapa Harus Garuda?
keren juga, tmen gw dah ada yang beli,,
dah ada desain yang lain lum??
tulisan terakhir dari blog gopaan… Forum Jual Beli
kaosnya serem, malah kesannya kayak anak punk
terus terang sy suka banget sinetron PPT, ada semacam kerinduan menyaksikan sinetron bagus yg membuat kita jadi cerdas dan hidup ini jadi indah dan punya makna. Bandingkan dgn menonton sinetron2 saat ini,(selain PPT yaa..) perut jadi mual, cenderung mau muntah..sy anggap sinetron-sinetron ini hanya melakukan pembodohan bangsa. bayangkan saja betapa hebatnya anak2 SD sdh melakukan intrik2 jahat, anak SMP sudah pacaran kayak org dewasa dan dandanan kayak hostess (maaf..), yg peran anak SMA, gak sah ditanya lagi…sekolah pake mobil mewah,rumahnya kayak cucu Gedung Putih..nggak tahu kerja bokapnya apa ya? koruptor kali.Ok deh..buat bung Ram..masih banyak kok bangsa kita yg masih cerdas tanpa menonton sinetron yg sampeyan bikin.
Keren! Tapi kalo soal Anti Jomblo, cuman ada di hitmansystem.com , ada blog nya juga lhow..
keren bangeet! dunk :)
selamat!
TIDAK SEMUA PENONTON INDONESIA BODOH RAM!!!!!
Saatnya Karya Mendikte “Rating”
DAHONO FITRIANTO
Akhirnya, sebuah sinetron dengan kemasan sederhana tetapi bernas muncul juga di televisi nasional. Dan terbukti, sinetron yang “menyempal” dari kelaziman tren sinetron masa kini itu berhasil merebut hati penonton.
Sinekuis Para Pencari Tuhan (PPT) ditayangkan bukan di jam tayang utama, melainkan menjadi salah satu acara khusus bulan Ramadhan yang ditayangkan setiap waktu sahur, pukul 03.00-04.30, di SCTV. Disebut sinekuis karena di antara alur cerita sinetron terdapat selingan kuis-kuis dengan pertanyaan seputar isi cerita.
Dari sudut pandang rating dan share—dua panutan utama stasiun televisi, yang disurvei lembaga AGB Nielsen—sinekuis ini mencatat rekor luar biasa. Dari awal ditayangkan 16 September lalu, share-nya sudah berada di atas 20 persen dan terus naik hingga pada 23 September telah mencapai 40,1 persen di tiga kota besar, yakni Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Artinya, 40,1 persen (hampir separuh) penonton TV pada jam yang sama memilih nonton PPT daripada acara-acara khusus sahur lain. Menurut Direktur Program SCTV Budi Sutjiawan, minggu ini PPT telah masuk urutan lima besar acara TV yang paling banyak ditonton. Sementara acara spesial sahur lainnya, yang masih berkisar pada kuis-kuis dan acara komedi, dikabarkan hanya mampu menghuni urutan 20-an.
Dengan kecenderungan minat penonton yang terus meningkat, Budi memperkirakan minggu depan sinekuis produksi rumah produksi PT Demi Gisela Citra Utama itu sudah masuk tiga besar. “Ini pertama kali dalam sejarah (pertelevisian Indonesia) sebuah acara sahur bisa masuk tiga besar,” ungkapnya.
Sederhana
Kekuatan PPT terletak pada kesederhanaannya. Berbeda dari sinetron-sinetron populer lain yang terbiasa mengangkat kehidupan keluarga kaya kota besar, berisi kisah melodramatis atau mistik yang tidak realistis, PPT mengangkat dinamika kehidupan keseharian rakyat jelata di pinggir kota.
Pusat cerita sinetron tersebut adalah musala kecil bernama At-Taufik yang dijaga dan diurus Bang Jack (diperankan Deddy Mizwar), mantan tukang jagal. Suatu hari, Bang Jack didatangi tiga mantan narapidana yang ingin tobat, yakni Barong, Juki, dan Chelsea (berturut-turut diperankan trio lawak Bajaj: Aden, Isa, dan Melky).
Dengan bekal ilmu agama yang pas-pasan, Bang Jack bersedia membimbing mereka dengan bantuan Aya (Zaskia Adia Mecca), adik ipar Ustadz Ferry (Akrie Patrio). Berbagai kisah kehidupan kemudian berputar di sekitar musala ini, seperti kisah cinta Aya dan Azam (Agus Kuncoro) yang alot, perselisihan antara Ustadz Ferry dan istrinya, Haifa (Anissa Suci), tentang siapa yang lebih pantas ikut shooting acara keagamaan di TV, dan hubungan antara masyarakat dengan Pak Jalal (Jarwo Kwat), orang terkaya di kampung.
Berbagai pesan bijak Islami yang sifatnya universal, seperti kesabaran, ketabahan, ketulusan, kejujuran, dan kerja keras, disampaikan tanpa kesan menggurui dan bahkan dalam kemasan komedi yang mudah dicerna dan dinikmati. Komedi yang ditampilkan pun jauh dari kesan slapstick, tetapi lebih berupa komedi situasi.
“Sengaja ditampilkan dalam format komedi supaya penonton tidak apriori duluan karena sudah bertahun-tahun penonton terbiasa dengan acara komedi di saat sahur. Tetap lucu, tetapi isi kami perbaiki,” kata Deddy Mizwar yang juga menjadi produser dan sutradara PPT.
Pembuktian
Deddy mengakui, dari segi format dan isi cerita, tak ada yang baru dari PPT dibanding dua sinetron produksinya yang lebih dulu sukses, yakni Kiamat Sudah Dekat dan Lorong Waktu. Dengan materi pemain yang hampir sama, tahun ini Kiamat Sudah Dekat bahkan sudah memasuki musim ketiga dan ditayangkan pada acara spesial Ramadhan sore hari di SCTV. “Jadi, tiap hari kami membuat dua sinetron,” ujar Deddy.
Kesuksesan PPT membalikkan tesis para pelaku industri pertelevisian selama ini yang “menuduh” masyarakat hanya menggemari sinetron-sinetron pop yang hanya mengumbar kemewahan, kekerasan, dan mistik (yang dibuktikan dengan rating dan share tinggi sinetron bertema tersebut).
“Apa yang kami lakukan adalah memberi alternatif tontonan bagi pemirsa. Selama ini penonton terlihat menyukai (acara-acara tersebut) karena tidak diberi pilihan. Orang akhirnya menyukai acara tersebut karena telanjur terbiasa,” tutur Deddy.
Aktor dan sutradara yang melambung namanya melalui film Nagabonar itu juga mengingatkan, pemirsa TV bukanlah kumpulan orang bodoh yang tak bisa memilih tontonan berkualitas. “Industri sih industri, tetapi tetap harus direncanakan dan disiapkan dengan lebih matang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meski ia menggarap dua sinetron stripping (tayang tiap hari) pada waktu bersamaan, tetapi tidak dikerjakan secara instan. PPT, misalnya, sudah direncanakan dan dipersiapkan sejak tiga tahun lalu. “Saya tidak bisa dengan sistem instan, karena sebuah karya yang masuk ke ruang publik harus bisa dipertanggungjawabkan secara karya dan moral,” tandasnya.
Dan terbukti, rating dan share pun akhirnya bisa mengikuti kreativitas. Penonton pada akhirnya juga terbukti bisa memilih antara acara bermutu dan tidak. “Rating harusnya mengikuti karya, bukan karya yang mengekor rating,” tegas Deddy
weh…keren nie…
Jauh…??? khan bisa transfer jarak jauh…???
Modalnya kepercayaan… http://www.puthzel.com
keren bangeet! t shirt… harga ok .ok
sayang jauh di sana
sg fans