Berburu Beasiswa Kuliah S1, S2, dan S3 di Luar Negeri
Siapa sich yang nggak pengen kuliah di luar negeri? Bisa kuliah di luar negeri itu sendiri adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa. Bayangkan setelah lulus kuliah dari luar negeri, kita bisa kembali ke negeri kita Indonesia tercinta dan berkontribusi lebih banyak untuk bangsa ini. Saya yakin proses alih teknologi dari negara maju ke Indonesia akan semakin cepat dan perekonomian bangsa ini akan semakin cepat berkembang jika banyak putra Indonesia yang berpikiran seperti ini.
Susah ndak ya kuliah di luar negeri? Sebenarnya tidak juga, begitu banyak peluang kuliah di luar negeri yang sudah tersedia, baik dengan biaya sendiri maupun beasiswa. Intinya, siapa saja yang mau berusaha mencari informasi pasti bisa mendapatkan peluang tersebut. Tulisan ini dibuat untuk semua orang yang mempunyai niat besar untuk sekolah di luar negeri namun belum tahu apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan beasiswa.
Beasiswa kuliah di luar negeri secara umum bisa dibagi menjadi 3 kelompok sebagai berikut:
Kelompok 1, Beasiswa dari lembaga pemberi beasiswa baik pemerintah maupun non pemerintah yang (biasanya) diberikan secara rutin tiap tahun.
Beberapa institusi yang memberikan beasiswa rutin adalah sebagai berikut:
Amerika (USA): Fulbright Scholarships (Aminef)
info selengkapnya di http://www.aminef.or.id/
Australia: Australian Development Scholarships (ADS)
info selengkapnya di http://www.adsjakarta.or.id/

Belanda: STUNED Scholarships & NFP dari Netherland Education Centre (NEC)
info selengkapnya di http://www.nec.or.id dan http://www.nesoindonesia.or.id/

Inggris (UK): British Chevening Scholarships (Chevening)
info selengkapnya di http://www.chevening.or.id/

Jerman: DAAD
info selengkapnya di http://www.daad.de

Jepang: Monbusho/Mongbukogakusho
info selengkapnya di Konsulat Jenderal Jepang terdekat
dan lain-lain… (ada yang ingin menambahkan?)
Beasiswa Monbusho merupakan salah satu beasiswa yang lengkap untuk S1, S2, dan S3. Sedangkan beberapa institusi lainnya lebih banyak menyediakan beasiswa S2 & S3.
Deadline pengajuan aplikasi beasiswa tiap tahun berbeda satu sama lain. Silahkan kunjungi alamat website masing-masing untuk mengetahui informasi selengkapnya. Boleh dibilang, rata-rata persyaratannya sama, yaitu kemampuan bahasa (inggris), prestasi dan kemampuan untuk menunjukkan kontribusi pelamar terhadap pembangunan di Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.
Kemampuan bahasa Inggris memang mutlak diperlukan. Untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris digunakan nilai TOEFL (Test of English as a Foreign Language -www.toefl.org) dan IELTS (International English Language Testing System -www.ielts.org). Keduanya merupakan tolak ukur yang diakui dan paling banyak digunakan di dunia.
Untuk bahasa Jepang (Monbusho) dan Jerman (DAAD), tidak usah khawatir karena pelamar yang diterima akan mendapatkan kursus bahasa (biasanya) satu tahun. Skor yang digunakan masing-masing insititusi berbeda-beda, misalnya ADS mensyaratkan skor TOEFL minimal 500. Jadi, buat kalian yang masih punya nilai TOEFL di bawah di bawah 500, jangan patah semangat ya! Pengalaman saya dulu, pertama tes TOEFL saya hanya mendapatkan skor 470. Setelah 1 bulan belajar dengan serius, skor TOEFL saya langsung naik menjadi 520!!! Intinya, jika ada kemauan dan kerja keras, pasti ada jalan menuju kesuksesan!
Oh ya, sebelum mengajukan lamaran beasiswa, jangan lupa untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai beasiswa tersebut, baik dari website resminya ataupun milis-milis beasiswa yang banyak tersedia di internet. Hal ini penting supaya kalian tidak salah memilih jurusan/bidang ilmu yang ingin dipelajari. Selain itu, kalian juga harus punya gambaran mengenai besar beasiswa yang akan didapat, apa saja yang akan di-cover oleh beasiswa tersebut, apakah keluarga juga akan ditanggung, dan lain sebagainya.
Kelompok 2, Beasiswa dari tempat kita bekerja.
Saat ini banyak sekali instansi/perusahaan yang memberikan fasilitas beasiswa kepada para karyawannya, misalnya LIPI, PLN, Bank Indonesia, ExxonMobil, dan lain sebagainya. Jika kalian sudah bekerja, sebaiknya kalian menanyakan ke perusahaan tempat kalian bekerja mengenai peluang kuliah dengan dibiayai perusahaan.
Kelompok 3, Beasiswa langsung dari kampus di luar negeri
Sebenarnya peluang beasiswa langsung dari kampus di luar negeri bisa dibilang sangat banyak namun belum terlalu banyak dimanfaatkan oleh orang Indonesia. Banyak sekolah di luar negeri (khususnya di Amerika) yang memberikan beasiswa dalam bentuk Teaching Assistantship (TA) ataupun Research Assistanship (RA). Model beasiswa ini sangat banyak dinikmati oleh teman-teman dari India, China, dan Taiwan. Padahal, jika diperhatikan kemampuan bahasa Inggris mereka tidak terlalu istimewa. Kunci kesuksesan mereka adalah kemampuan menjalin kontak dan komunikasi dengan akademisi di luar negeri. Semangat dan keberanian mereka harus bisa kita tiru. Masa’ kalah sich dengan mereka? Indonesia gitu lho!
Jika teman-teman semua ingin menambahkan sesuatu, tulis komentar di tulisan ini ya.
Referensi:
Berburu beasiswa ke luar negeri
Free English Course
Kategori: Dunia Pendidikan
Tags: BC Blog Competition - KE






October 7th, 2008 at 2:50 pm
pgn bgt kuliah d jepang!!!
mulai siap2 cz ni msh kls 1 sma..
bs bantu g’?
ksih solusi n ap aj yg hrs di siap’in??
October 6th, 2008 at 6:12 am
October 6th, 2008 at 6:11 am
aku pngen ke timur tengah…………………
October 6th, 2008 at 6:10 am
lha gmn ne ,gw ja msh kuliah di indonesia t’cinta msh anak baru lage,bwt mua klu ntar da info hub email iz_aflahfath@yahoo.co.id tolong bgd yah…ne anak diponegoro lage nyari beasiswa abis kmren dah byr byk uang masuknya
October 1st, 2008 at 3:46 pm
aku juga kepengin skali,trutama bisa diterima di austalia
September 29th, 2008 at 2:57 am
Hay….tmen2 smua…

kalau mau YM ma aQ,nech alamatnya..
Boynetral@yahoo.co.id..
E-Mail jga sama Qo’ alamatnya….
Q tunggu yap…
September 29th, 2008 at 2:52 am
aQ pingin bangets kuliah GERMANY..
’)
Cz disana tentang tehnologi GOKIL bangetzzzzzzzz…..javascript:moreSmiliesAappendSmiley(’
September 28th, 2008 at 5:17 pm
tolong dijelaskan tentang prosedur mendapatkan beasiswa,..
saat ini saya berada di surabaya.
apakah ada kantor di surabaya yang mengurus hal tersebut??
September 25th, 2008 at 12:08 am
mendingan klo mau cr beasiswa dluar negri sekalian cr kerja dsn,kli aja sls kul langsung diangkat krj
September 24th, 2008 at 5:37 am
aku mau melanjutkan kuliah s1 d luar negri khususnya oxford university gmn crnya yach biar dpt beasiswa d sn, karna sy terbentur dengan biayanya………
September 23rd, 2008 at 4:29 am
hhoooorrreeee aku bisa kuliah di unnersitas Oxford
September 23rd, 2008 at 4:25 am
waaw,, setelah aku baca ,, aku sangat tertarik untuk melanjutkan kuliah ku keluar negeri!!!
aku mau masuk universitas oxford!!!
aku percsys sku pssti bisa masuk kuliah disana… doain ajj yah!!!
aaammmiiinnn…
September 22nd, 2008 at 3:03 am
hmm yang jadi masalah nih faktor biaya. untuk s2 di inggris perlu kira kira 120juta pertahun belum biaya hidup. gimana dapet uang segitu bila kita belum punya pekerjaan? yang bisa diandalkan cuma beasiswa(scholarship) tapi bagaimana dengan biaya hidup?
September 12th, 2008 at 8:45 am
aku ada rencana mau lanjutin master di paris, tapi enaknya ngambil apa ya? kasih saran dan masukan donk,aku S1 nya teknik informatika.
kl bisa yg ada beasiswanya.
thanks b4….