Coba deh kita jujur pada diri sendiri. Kalau kita ditanya, berapa sich jumlah jenis satwa yang ada di Indonesia? “Pasti banyak…!” Pernahkan kalian menyangka bahwa Indonesia memiliki sekitar 300.000 jenis satwa atau sekitar 17% satwa di dunia ada di Indonesia, walaupun luas Indonesia hanya 1,3% dari luas daratan dunia. Benar-benar sungguh kaya bangsa kita!
Nah, kalau kita ditanya lagi, berapa sich jumlah jenis satwa yang punah dan terancam punah di Indonesia? “Mungkin banyak…!” Ndak usah mengelak lagi, kenyataan memang banyak sekali satwa yang punah di Indonesia. Bahkan, menurut IUCN (2003), jumlah jenis satwa Indonesia yang terancam punah adalah 147 jenis mamalia, 114 jenis burung, 28 jenis reptil, 91 jenis ikan, dan 28 jenis invertebrata (hewan tak bertulang belakang.) Apa kita tidak merasa malu? Ayo Cegah Satwa Punah sekarang juga!

Baca selengkapnya »
Selain berprofesi sebagai seorang researcher di sebuah perusahaan swasta nasional di Jakarta, aku juga punya profesi unik lainnya. Sebut saja psikolog freelance. Gimana tidak, tiap hari selalu saja ada orang yang berkeluh kesa dan curhat tentang berbagai masalah mereka. Kebanyakan dari mereka sangat senang bisa sharing sama diriku. Katanya aku orangnya asyik diajak ngobrol, gampang buat orang ketawa, dan pokoknya bisa menentramkan hati gitu deh. ;) Kebanyakan mereka kenal aku dari Friendster, Chating, YM, Email, SMS nyasar, atau kenal dari temanku. Celakanya, kebanyakan dari mereka adalah cewek! Duh, aku harus selalu berhati-hati karena resiko cinta lokasi sangat besar terjadi. Tahu sendiri kan, cewek itu kebanyakan mudah jatuh cinta dengan orang yang bisa membuat dirinya nyaman dan terlindungi. Aku harus berhati-hati! Aku tidak mau cap “Playboy” semakin melekat pada diriku meski kenyataannya tidak ada satupun dari mereka yang aku kencani. Terkadang, akhirnya ada juga beberapa dari mereka yang “nekat” menyatakan cintanya kepadaku, namun selalu saja kutolak dengan halus. Aku kan tipe cowok yang romantis dan setia. :-D
Satu hal yang menarik, beberapa cewek yang sempat menjadi “pasien”ku adalah cewek-cewek yang lemot abis. Mau tak mau, aku harus selalu menjelaskan semuanya dengan pelan-pelan dan hati-hati. Salah dikit bisa membuat maknanya menjadi tidak karu-karuan. Kita ngomong A, dia mikirnya B, C, D, sampe Z. Capek deh! Ga percaya? Aku akan berbagi cerita dengan salah satu “pasien”ku yang terakhir.
Baca selengkapnya »
Jika sebelumnya ada kisah jatuh cinta pada gigitan pertama, maka kali ini ada cerita yang lebih seru lagi, yaitu ketika anjing laut jatuh cinta pada sang pinguin. Koq bisa? Ya ndak tahu juga sich, lha wong saya bukan anjing laut. :-P Peneliti Nico de Bruyn, seorang ekolog mamalia dari University of Pretoria di Afrika Selatan menangkap adegan tidak senonoh yang dilakukan oleh seekor anjing laut terhadap seorang pinguin. “Awalnya kami mengira dia sedang berburu pinguin, tapi ternyata eh ternyata, dia sedang mencoba melakukan adegan percintaan yang terlarang”, ujar Bruyn.
Bayangin aja, anjing laut seberat 240 pon menindih tubuh sang pinguin yang beratnya hanya 30 pound, kasihan banget yach korbannya. Si anjing laut terus bergantian memegangi si punguin dan berusaha memasukkan “burung”nya sekitar 45 menit. Busyet dah! Udah gitu, akhirnya si anjing laut ini menyerah, kembali ke laut, dan meninggalkan si pinguin yang dari tadi pasrah tak berdaya. Baca selengkapnya »
Apa dan siapa sich sebenarnya si cinta itu? Bukan Cinta Laura lho… Setiap orang membicarakannya tiap hari, berbicara tentang cinta seakan tiada habisnya. Semua hal dalam hidup bisa dikaitkan dengan cinta. Akhirnya muncul deh berbagai macam istilah seperti cinta keluarga, cinta bangsa, cinta negara, cinta pacar, cinta monyet, cinta buta, dan cinta-cintaan lainnya. Tapi kalau kemudian kita ditanya, apa sich cinta itu? Apa sich artinya cinta itu? Pasti bingung deh jawabnya ;)
Jaman SMP dulu jadi inget kalau kita suka bikin singkatan. Tapi sayang, banyak yang bilang CINTA itu singkatan dari Cerita Indah Namun Tiada Arti. Lha, kalau BENCI malah jadi singkatan dari Benar-benar Cinta. Sungkan (=malu - bhs. Jawa, red) bisa jadi berarti Sungguh-sungguh Mengharapkan. Lucu banget yach. Dulu sempat sich mengkoleksi berbagai banyak singkatan yang lucu dan aneh-aneh, tapi sekarang sudah entah dimana.
Baca selengkapnya »