Kebangkitan Indonesia berawal dari pendidikan

Beberapa hari yang lalu, tepatnya 20 Mei 2008, kita memperingati 100 tahun kebangkitan nasional. Hari yang cukup bersejarah bagi bangsa Indonesia. Seratus tahun lalu, Dr. Sutomo bersama sejumlah mahasiswa STOVIA mendirikan Budi Utomo, sebuah perkumpulan yang menjadi simbol kebangkitan Indonesia untuk lepas dari penjajahan. Mengutip cerita Ndorokakung, setahun sebelum berdirinya Budi Utomo, Dr Wahidin Sudirohusodo adalah tokoh kunci yang sengaja datang menemui para mahasiswa STOVIA. Beliau mengimbau agar para calon dokter bumiputra itu bekerja mengumpulkan dana untuk membantu anak-anak muda Jawa, agar mereka yang cerdas dapat masuk ke lembaga pendidikan Belanda.
Apa makna cerita tersebut? Jelas langkah Dr Wahidin yang berwajah damai dan bersikap arif tersebut menyiratkan makna bahwa kebangkitan Indonesia sudah semestinya berawal dari kebangkitan pendidikan. Melihat kondisi sekarang, tak perlu lagi kita menjelekkan bangsa sendiri dengan mengatakan Indonesia yang modern, tapi rakyatnya masih banyak yang miskin dan tingkat pendidikannya belum merata. Apalagi banyak gedung sekolah yang reyot, bahkan ambruk. Yang bisa kita lakukan adalah bagaimana caranya kita memperbaiki dunia pendidikan di Indonesia. Mari kita bangkit dan mengkampanyekan AYO SEKOLAH!!!
Berbicara soal kampanye Ayo Sekolah, kami jadi inget postingan KDRI yang menampilkan Iklan Layanan Masyarakat Ayo Sekolah yang menjadi pemenang Young Guns Award. Iklan yang benar-benar menggigit. Tanpa bermaksud merendahkan wajah orang-orang yang ada di iklan tersebut dan tanpa bermaksud pula untuk merendahkan profesi yang ada di iklan tersebut, iklan tersebut bisa sedikit menggugah diri kita akan pentingnya dunia pendidikan bagi bangsa Indonesia.

Terlepas dari kemungkinan Presiden SBY tidak bisa menepati janji kampanyenya untuk tidak menaikkan harga BBM; bayangkan bila bapak Presiden SBY tidak menyelesaikan sekolahnya. Mungkin dia hanya akan menjadi seorang satpam seperti pada iklan tersebut.

Terlepas dari kegagalan Taufik Hidayat dalam memperjuangkan piala Thomas Cup untuk Indonesia; bayangkan bila Taufik Hidayat tidak menyelesaikan sekolahnya. Mungkin dia hanya akan menjadi seorang penjual keliling seperti pada iklan tersebut.

Terlepas dari jarang munculnya Nicholas Saputra di layar televisi maupun layar lebar Indonesia akhir-akhir ini; bayangkan bila Nicho tidak menyelesaikan sekolahnya. Mungkin dia hanya akan menjadi seorang tukang sapu seperti pada iklan tersebut. Nicho sendiri selama ini terkenal sebagai sosok yang sangat me-”nomor satu”-kan pendidikan dalam hidupnya. Misalnya saja, dia hanya mau menerima jadwal shuting saat libur kuliah saja.
Sumber: KDRI
Kategori: Dunia Pendidikan






May 23rd, 2008 at 12:57 am
wah sebuah tulisan yang bagus banget mengenai kebangkitan nasional. selamat…
May 23rd, 2008 at 7:40 am
merdeka!…
May 24th, 2008 at 7:45 pm
wahh gambarnya lucu-lucu nih?
May 27th, 2008 at 4:27 am
Sip, saya juga lagi termotivasi karena tambahan berbagai macam media. Ada film “My Boss My Hero” + “Gokusen” + Novel Laskar Pelangi + acara kebangkitan nasional di TV. Tulisan ini jg smoga menjadi pemicu api semangat.
June 18th, 2008 at 2:25 am
ih animasinya kurang TOP dech.masa’sby tanganya item&nicholas GENDUT.
August 5th, 2008 at 6:42 am
wafuh, masnya pinter pake animasi. q pingin tahu caranya.
tulisan terakhir dari blog taufiq… Penggunaan “comment hut” sebagai software pencari backlink
August 5th, 2008 at 6:43 am
emang kebangkitan nasional tu harus kitamulai dari diri sendiri. coz harus mulaidari kebiasaan kita
August 13th, 2008 at 5:40 am
kebangkitan nasional itcyu bangkitnya IndoNesia dari praktik-praktik koruPPP!!!!
dah kasian bangGetz dech para rakyat yang miskin karNa mereka yang gax sadar diri…………..!!!
August 20th, 2008 at 1:09 am
100 kebangitan nasional berawal dari pendidikan tetapi kenapa indonesia berada di peringkat 3 didunia TERKORUP? apakah petinggi atau pejabat kita tidak pernah dididik atau tidak berpendidikan sama sekali? sungguh disayangkan negeri besar penuh dengan segala SDA-nya dipimpin oleh pejabat-pejabat yang tidak berpendidikan. “Ya allah jadikan negeri ini negri yang baik (BALDATUN THOYIBATUN) dan diberkahi disegala bidang khususnya ekonomi dan pendidikan bangsa ini” AMIEN

August 21st, 2008 at 4:22 am
August 22nd, 2008 at 12:31 pm
lebih di tingkatkan lagi pendidikannya bukan hanya orang mampu za yang bisa mengenyam pendidikan tapi smwua orang harus bisa mengenyam pendidikan…
