Sekilas tentang “Intercultural Dialogue”
Dalam rangka ikut menyemarakkan acara 60 tahun British Council Indonesia, mulai hari ini DuniaAnda akan membuat tulisan berseri tentang “Intercultural Dialogue”, salah satu misi yang diemban oleh British Council Indonesia. Apa itu “Intercultural Dialogue”? Coba deh kalian amati foto di samping? Apa yang pertama kali bisa kalian lihat dari foto itu? Perbedaan warna kulit? Senyum dan kebersamaan? Silahkan menafsirkan sendiri, sebuah foto kan bisa menyimpan seribu makna ;)
Foto tersebut adalah foto yang menghiasi cover Ubuntu 7.04 Feisty Fawn, sebuah distro linux yang sangat populer akhir-akhir ini. Dengan semboyan “linux for human beings”, tampaknya Ubuntu memang ingin agar dirinya dikenal di seluruh bangsa di dunia. Kenyataanya, Ubuntu berhasil menjadi distro linux yang paling banyak digunakan di dunia pada tahun 2007 kemarin. Berbagai forum/komunitas Ubuntu muncul di mana-mana. Nah, jika kalian perhatikan foto di atas sekali lagi, sengaja atau tidak sengaja, Ubuntu telah ikut menyampaikan pesan “Intercutural Dialogue” dalam setiap distribusinya. Betul tidak?!
Setiap manusia dilahirkan dengan penuh keunikan masing-masing. Tidak ada manusia yang dilahirkan sama persis meskipun dari dua orang yang terlahir kembar siam sekalipun. Dalam pertumbuhan dan perkembangannya, masing-masing manusia juga akan memiliki perbedaan opini, perbedaan sudut pandang, dan juga perbedaan nilai. Perbedaan ini tidak hanya terjadi antar individu saja, melainkan juga terjadi antar kultur yang berbeda. Di sinilah “Intercultural Dialogue” diperlukan. Dialog sangat dibutuhkan untuk menyatukan berbagai perbedaan sudut pandang yang bisa saja terjadi karena perbedaan kultur yang terbangun di lingkungan masing-masing. Lingkungan bisa saja berada dalam lingkup sebuah suku, bangsa, pulau, hingga benua yang ada di dunia ini.
Kalau kalian ditanya, berapa jumlah pulau dan suku di Indonesia? Ratusan? Ribuan? Kita patut bersyukur bahwa semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” tampaknya merupakan jurus ampuh yang menjembatani “Intercultural Dialogue” antarsuku bangsa di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Buat penggemar Ubuntu, kalian bisa juga menikmati kumpulan cover CD Ubuntu berikut ini. Rasakan dan resapi pesan “Intercultural Dialogue” yang tersimpan di dalamnya ;)

Kategori: Dunia Budaya, Dunia IT
Tags: BC Blog Competition - ICD






ngikut aja dah… :d
setuju pak dengan postingannya…emang kayaknya sekarang orang indonesia perlu membangun kembali jiwa nasionalis…
sering kita dengar…kalau warga negara indonesia berada di luar negeri, mereka sungkan untuk mengakui sebagai warga indonesia…sungguh mengenaskan…