Penjelasan Ilmu Kebumian Tentang Fenomena Piramida Gunung Sadahurip
Akhir-akhir ini kita sering dengar berita heboh mengenai piramida Gunung Sadahurip di Garut. Sampe-sampe dibilang katanya berumur lebih tua dari Piramida Gaza lah, padahal wujud piramidanya sendiri belum nongol… Sebenernya bener nggak sih? Keren banget donk ya kalau memang piramidnya benar2 ada, bakalan jadi keajaiban dunia baru deh… Hmmm, tapi sepertinya harapan itu akan segera sirna setelah membaca hasil ekspedisi kilat ke piramida Gunung Sadahurip yang dilakukan Pak Sujatmiko, salah satu anggota dan pengurus IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia). Serahkan pada ahlinya saja untuk berbicara…
Selamat membaca… :-)
Gunung Sadahurip Bukan Bangunan Piramida; Perspektif Ilmu Kebumian
Gunung Sadahurip adalah sebuah gunung kecil terisolir yang terletak di Desa Sukahurip , Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Tingginya yang 1463 meter di atas permukaan laut, membuat gunung mungil ini tampak menyolok di kejauhan, begitu kita memasuki Kecamatan Wanaraja dari arah Garut . Bentuknya yang mirip dengan bangunan piramida, ditambah dengan mitos penduduk setempat tentang keanehan dan keangkerannya, apalagi diperkuat oleh bisikan-bisikan ghoib, membuat Yayasan Turangga Seta yakin bahwa G. Sadahurip adalah sebuah piramida budaya yang dibangun oleh nenek moyang kita.
Keyakinan mereka kemudian dituangkan dalam suatu hipotesa yang menyimpulkan bahwa selain di G. Sadahurip, terpendam bangunan piramida budaya di gunung-gunung berbentuk piramida lainnya di Jawa Barat antara lain G. Kaledong dan G. Haruman , keduanya di Garut, dan G. Lalakon di Bandung. Hipotesa mereka ini tentu saja mengundang kontroversi khususnya bagi kalangan ilmuwan kebumian mengingat geomorfologi model piramida yang merupakan produk dari proses geologi dan gunung api sangat umum ditemukan di banyak penjuru dunia.
3 Komentar
Kategori: Dunia Budaya, Dunia Sains





